Ketika Amalan Manusia Hanya Sia Sia

Telah menceritakan kepada kami Amru bin Rafi’ berkata, telah menceritakan kepada kami Abdullah Ibnul Mubarak dari Usamah bin Zaid dari Sa’id Al Maqburi dari Abu Hurairah ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Berapa banyak orang yang berpuasa tidak mendapatkan pahalanya selain lapar, dan berapa banyak orang yang shalat malam tidak mendapatkan selain begadang. “

HR. Ibnu Majah

Larangan Bicara Kotor Saat Puasa

Telah menceritakan kepada kami Amru bin Rafi’ berkata, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Al Mubarak dari Ibnu Abu Dzi`b dari Sa’id Al Maqburi dari Bapaknya dari Abu Hurairah ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan kotor, bodoh dan melakukannya, maka Allah tidak butuh meskipun dia meninggalkan makanan dan minumannya. “

HR. Ibnu Majah

Keistimewaan Rasulullah Dalam Menahan Syahwatnya

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah berkata, telah menceritakan kepada kami Isma’il bin Uliyyah dari Ibnu ‘Aun dari Ibrahim ia berkata; Al Aswad dan Masruq menemui ‘Aisyah dan bertanya, “Apakah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mencumbu isterinya di saat berpuasa?” ia menjawab, “Ya, beliau pernah melakukannya. Tetapi beliau lebih mampu menahan syahwat dari pada kalian. ”

HR. Ibnu Majah

Jenazah Rasulullah Dimandikan Istri Istrinya

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yahya berkata, telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Khalid Adz Dzahabi berkata, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ishaq dari Yahya bin ‘Abbad bin Abdullah bin Zubair dari Bapaknya dari ‘Aisyah ia berkata, “Jika aku berhadapan dengan urusanku maka aku tidak akan berpaling. Dan tidak akan ada yang memandikan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam selain dari isteri-isterinya. “

HR. Ibnu Majah

Mandi Setelah Memandikan Mayat

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdul Malik bin Abu Asy Syawarib berkata, telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz Ibnul Mukhtar dari Suhail bin Abu Shalih dari Bapaknya dari Abu Hurairah ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa memandikan mayat hendaklah ia mandi. “

HR. Ibnu Majah

Pahala Untuk Menutup Aib Mayat

Telah menceritakan kepada kami Ali bin Muhammad berkata, telah menceritakan kepada kami ‘Abdurrahman Al Muharibi berkata, telah menceritakan kepada kami ‘Abbad bin Katsir dari Amru bin Khalid dari Habib bin Abu Tsabit dari ‘Ashim bin Dlamrah dari Ali ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa memandikan mayit, mengafani, memberinya minyak, memanggul dan menshalatkannya, dan ia tidak menyebarkan apa yang dilihatnya, maka semua dosanya akan keluar sebagaimana hari ia dilahirkan oleh ibunya. ”

HR. Ibnu Majah

Jangan Melihat Paha

Telah menceritakan kepada kami Bisyr bin Adam berkata, telah menceritakan kepada kami Rauh bin Ubadah dari Ibnu Juraij dari Habib bin Abu Tsabit dari Ashim bin Dlamrah dari Ali ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadaku: “Jangan engkau perlihatkan pahamu, dan janganlah engkau lihat paha orang yang masih hidup atau yang telah meninggal. “

HR. Ibnu Majah

Wajibnya Membaca Al Fatihah Dalam Setiap Rakaat Sholat

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yahya berkata, telah menceritakan kepada kami Sa’id bin Amir berkata, telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Mis’ar dari Yazid Al Fuqiri dari Jabir bin Abdullah ia berkata, “Dalam shalat zhuhur dan ashar kami selalu membaca Fatihatul Kitab (Al Fatihah) di belakang imam. Di dua raka’at pertama membaca Fatihatul Kitab dan satu surat. Sementara di dua raka’at terakhir hanya dengan Fatihatul Kitab. ”

HR. Ibnu Majah